RPP PPKN KELAS 8 SMP REVISI 2018



RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN



Sekolah : SMPN 

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Kelas/Semester : VIII/1

Tema : Memahami Kedudukan dan Fungsi Pancasila

Tahun Pelajaran : 2018 / 2019

Alokasi Waktu : 5 Pertemuan ( 3 x 5 = 15 JP) 




A. Kompetensi Inti

KI- 1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

KI- 2 Menunjukan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya

KI- 3 Memahami dan Menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata

KI- 4 Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori



Kompetensi Dasar (KD)

1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas konsensus nasional Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.

2.1 Mengembangkan sikap yang mencerminkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa.

3.1 Menelaah Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa

4.1 Menyaji hasil telaah nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa dalam kehidupan sehari-hari.




Indikator Pencapaian Kompetensi (IPK)

1.1.1 Bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas atas konsensus nasional Pancasila sebagai dasar Negara dan pandangan hidup bangsa.

1.1.2 Menyadari kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia sebagai anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa.

2.1.1 Berperilaku tenggang rasa sebagai wujud kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia.

2.1.2 Berperilaku peduli sebagai wujud kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia.

2.1.3 Berperilaku tanggung jawab sebagai wujud kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia.

2.1.4 Bekerjasama dalam masyarakat sebagai wujud kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia.

3.1.1 Menjelaskan arti kedudukan dan fungsi Pancasila bagi bangsa dan negara Indonesia.

3.1.2 Mendeskripsikan makna Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup. 

3.1.3 Menguraikan pentingnya Kedudukan dan fungsi Pancasila dalam kehidupan bernegara

4.1.1 Memerankan sikap tenggang rasa, peduli, tanggung jawab, dan bekerjasama sebagai wujud meneladani tokoh-tokoh Pendiri Negara.

4.1.2 Menyajikan hasil laporan menelaah sikap teladan tokoh pendiri negara dalam kedudukan dan fungsinya pada perumusan Pancasila.

4.1.3 Melakukan gagasan nilai teladan tokoh pendiri negara dalam kedudukan dan fungsinya pada perumusan Pancasila.




C. Tujuan Pembelajaran

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model Discovery Learning yang dipadukan dengan metode Diskusi dan Kajian Dokumen Historis peserta didik di harapkan mampu Mensyukuri bangsa Indonesia memiliki Pancasila sebagai dasar negara dan pandangan hidup bangsa, Melaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, Menjelaskan Kedudukan, fungsi, dan arti penting Pancasila sebagai Dasar negara dan pandangan hidup bangsa, Menjelaskan Nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar negara dan pandangan hidup bangsa, serta mampu Membiasakan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila sebagai Dasar negara dan pandangan hidup bangsa dan Memerankan sikap tenggang rasa, peduli, tanggung jawab, dan bekerjasama sebagai wujud meneladani tokoh-tokoh Pendiri Negara dengan rasa rasa ingin tahu, tanggung jawab, displin selama proses pembelajaran, bersikap jujur, percaya diri dan pantang menyerah, serta memiliki sikap responsif (berpikir kritis) dan proaktif (kreatif), serta mampu berkomukasi dan bekerjasama dengan baik




D. Materi Pembelajaran

1. Arti Kedudukan dan Fungsi Pancasila

Istilah Pancasila dalam kehidupan kenegaraan dikenalkan pertama kali oleh Ir. Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) tanggal 1 Juni 1945.

Secara umum, fungsi dan peranan Pancasila menurut Tap MPR No. III/ MPR/2000 tentang Sumber Hukum Nasional dan Tata Urutan Perundangan dinyatakan bahwa Pancasila berfungsi sebagai dasar negara. Hal ini mengandung maksud bahwa Pancasila digunakan sebagai dasar untuk mengatur penyelenggaraan ketatanegaraan negara, yang meliputi bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan pertahanan keamanan. fungsi dan peranan Pancasila sebelumnya telah kita kenal sebagai sebagai berikut.

a. Pancasila sebagai jiwa bangsa Indonesia Pancasila sebagai jiwa bangsa berfungsi agar Indonesia tetap hidup dalam jiwa Pancasila.

b. Pancasila sebagai kepribadian bangsa Indonesia Pancasila sebagai pribadi Bangsa Indonesia memiliki fungsi, yaitu sebagai hal yang memberikan corak khas Bangsa Indonesia dan menjadi pembeda yang membedakan bangsa kita dengan bangsa yang lain.

c. Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hokum Pancasila sebagai sumber hukum berfungsi sebagai sumber hukum yang mengatur segala hukum yang berlaku di Indonesia.

d. Pancasila sebagai perjanjian luhur Pancasila sebagai perjanjian luhur telah berfungsi dan disepakati melalui sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia tanggal 18 Agustus 1945.

e. Pancasila sebagai cita-cita dan tujuan bangsa Indonesia Pancasila sebagai cita-cita bangsa memiliki fungsi, yaitu untuk menciptakan masyarakat yang adil dan makmur.

f. Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

g. Pancasila sebagai moral pembangunan. 

2. Makna Pancasila sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup

a. Pancasila sebagai Dasar negara

Rumusan Pancasila yang terdapat dalam alinea keempat Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 secara yuridis-konstitusional sah, berlaku, dan mengikat seluruh lembaga negara, lembaga masyarakat, dan setiap warga negara, tanpa kecuali. Rumusan lengkap sila dalam Pancasila telah dimuat dalam Instruksi Presiden RI Nomor 12 Tahun 1968 tanggal 13 April 1968 tentang Tata Urutan Dan Rumusan Dalam Penulisan/Pembacaan/ Pengucapan Sila-Sila Pancasila, sebagaimana tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Peneguhan Pancasila sebagai dasar negara sebagaimana terdapat pada Pembukaan, juga dimuat dalam Ketetapan MPR Nomor XVIII/MPR/1998 tentang Pencabutan Ketetapan MPR Nomor II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (Ekaprasetya Pancakarsa) dan Penetapan tentang Penegasan Pancasila sebagai Dasar Negara.


b. Pancasila sebagai Pandangan Hidup

Pancasila dijadikan dasar dan motivasi dalam sikap, tingkah laku, dan perbuatan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Pancasila dijadikan dasar untuk mencapai tujuan negara sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

c. arti Penting Pancasila sebagai Dasar negara dan Pandangan Hidup

Pancasila sebagai dasar negara dibentuk setelah menyerap berbagai pandangan yang berkembang secara demokratis dari para anggota BPUPKI dan PPKI sebagai pendiri negara Indonesia merdeka. Apabila dasar negara Pancasila dihubungkan dengan cita-cita negara dan tujuan negara, jadilah Pancasila ideologi negara.

Sejak disahkan secara konstitusional pada 18 Agustus 1945, Pancasila dapat dikatakan sebagai dasar negara, pandangan hidup, ideologi negara dan ligatur (pemersatu) dalam peri kehidupan kebangsaan dan kenegaraan Indonesia.

3. Menyadari pentingnya Kedudukan dan Fungsi Pancasila dalam kehidupan bernegara

Butir-butir nilai Pancasila dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mempertahankan Pancasila dapat dilakukan dengan melaksanakan nilai-nilai Pancasila oleh setiap warga negara Indonesia dalam kehidupan sehari- hari di manapun berada.


E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan : Scientific Learning

2. Model Pembelajaran : Discovery Learning (Pembelajaran Penemuan) 

3. Metode Pembelajaran : Ceramah, Diskusi, Kajian Dokumen Historis


H. Langkah-langkah Pembelajaran

1. Pertemuan Ke-1 ( 3 x 40 menit ) Waktu

Kegiatan Pendahuluan

Guru :

Orientasi
  1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran
  2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin
  3. Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran.
Apersepsi
  1. Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya, yaitu : Pada Kelas VII
  2. Mengingatkan kembali materi prasyarat dengan bertanya. 
  3. Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang akan dilakukan. 
Motivasi

  1. Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari.
  2. Apabila materitema// projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang: Arti Kedudukan dan Fungsi Pancasila
  3. Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung
  4. Mengajukan pertanyaan. 

Pemberian Acuan
  1. Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu.
  2. Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan KKM pada pertemuan yang berlangsung
  3. Pembagian kelompok belajar
  4. Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran.

0 Response to "RPP PPKN KELAS 8 SMP REVISI 2018"

Post a Comment

Silahkan beri komentar yang relevan dan membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel