Apakah Guru Dilarang Mengeluh?ini Jawabannya!

https://ppkn.guruindonesia.id/
Apakah Guru Dilarang Mengeluh?ini Jawabannya!
ppkn.guruindonesia.id - Apa kabar Rekan Guru Indonesia, semoga selalu dalam keadaan sehat dan Panjang Umur. Pada kesempatan ini penulis akan membahas Apakah Guru Dilarang Mengeluh??, apakah guru boleh menyampaikan permasalahan-permasalahan yang menyelimutinya saat ini? saat ini guru menjadi objek yang sangat penting dan bahkan sudah menjadi tranding topik di Negara Indonesia. Bahkan sampai guru mengeluhpun jadi perbincangan yang hangat, inilah indah dan bahagianya menjadi guru. 

Ada kabar buruk dari daerah. Guru dilarang mengeluh. Guru harus tegar dalam suasana apapun. Mampu menahan diri untuk tidak mengeluh dan dapat bersabar dalam menghadapi situasi dan kenyataan apapun. Walau kenyataan itu pahit seperti rasa kopi, tapi pahit itu akan menyembuhkan. Seperti obat yang tiba-tiba datang dari langit dan sulit didapat dari perut bumi.

Guru memang tak boleh mengeluh. Dia harus menjadi contoh bagi para peserta didiknya. Coba anda bayangkan, bila guru mengeluh, maka peserta didiknya akan dengan mudah mengikutinya menjadi seorang pengeluh juga. Bukankah ada pepatah lama, guru kencing berdiri, murid kencing berlari?

Mengapa guru tak boleh mengeluh? Bukankah guru juga manusia, punya rasa dan punya hati? Adakah dari kita yang bersetuju bila guru wajib mengeluh dan terus mengeluh dari apa yang dihadapinya? Bila guru mengeluh, maka pasti ada yang tidak beres. Pasti ada sesuatu ketidak-adilan telah terjadi di negeri ini. Sudah gaji guru kecil, masih saja disunat dengan potongan ini dan itu. Oleh pejabat yang bergaji besar dan berperut besar. Tapi, tak ada yang berani melaporkan.

Guru harus menerima keputusan itu. Sebab bila tak mendukung akan sulitlah naik pangkat. Naik pangkat bukan hanya pandai meneliti dan membuat karya tulis ilmiah, tetapi juga koneksi di sana sini. Gaji guru bernilai enam koma lima. Tanggal enam sudah mulai koma, dan akhirnya hanya bisa bernyanyi lagu rhoma irama, “gali lubang tutup lubangâ€.

Guru oh guru. Engkau dilarang mengeluh. Itu pesan dari sesepuh. Meski rumahmu lebih buruk dari kandang ayam milik pejabat. Meski istrimu tiap hari mengeluh karena tingginya harga kebutuhan pokok. Meski anak-anakmu menuntut susu agar sehat selalu dalam masa pertumbuhan. Memikirkan juga biaya sekolahnya yang katanya gratis dan membeli buku-buku pelajarannya. Walau terkadang harga buku, melebihi honor guru. Jadi janganlah kaget, bila ada oknum guru berseteru dengan para penerbit buku yang merayu dan menyerbu sekolah-sekolah kita.

Guru tak boleh mengeluh ketika sarana dan prasarana sekolahnya serba terbatas. Dia dituntut kreatif dengan fasilitas apa adanya. Kalau perlu ciptakan inovasi baru, dimana kardus indomie bekas bisa disulap menjadi media pengajaran yang sarat dengan ilmu. Mengubahnya menjadi papan tulis whiteboard yang semakin hari, semakin mahal harganya.

Guru harus berpikir ekstra dan bekerja keras. Dia harus terus berusaha agar sekolahnya menjadi sekolah favorit di masyarakat. Memadukan tiga kekuatan. Kekuatan Orang tua, kekuatan guru, dan kekuatan siswa. Ketika ketiga kekuatan itu menyatu menjadi three in one, maka jangan kaget bila sekolahmu menjadi sekolah yang favorit dan diburu. Ini penting, apalagi bila sekolahmu adalah sekolah berplat hitam dengan label ‘yayasan’. Biasanya jauh dari bantuan pemerintah. Kamu harus mandiri, membiayai hidupmu sendiri, dan hidup di atas kakimu sendiri. Jangan pernah berharap bantuan dari pemerintah. Tanganmu harus di atas dan selalu memberi, meski hidupmu susah wahai guru.

Guru tak boleh mengeluh, karena mengeluh tak menimbulkan solusi. Bahkan hanya membuat nasi menjadi basi. buang-buang waktu dan buang-buang waktu dan energi yang tak perlu. Sebaiknya singsingkan lengan bajumu, dan terus berusaha sekuat tenaga dengan berbagai tindakan perbaikan. Ketika gagal lekas bangkit dan cari akal. ketika engkau terjatuh, lekas berdiri dan jangan mengeluh.

Mengeluh hanya milik orang-orang lemah. Mengeluh hanya milik orang-orang pasrah. Guru pantang mengeluh. Lebih baik berpeluh keringat di medan laga pembelajaran, dari pada mengeluh di ruang AC yang dingin. Mengeluh dan terus mengeluh yang tak berujung dan bertepi. Hidupmu hanya seonggok daging yang dilumuri darah. Atau tulang tengkorak manusia seperti di lab biologi yang hanya bisa mangap menakutkan.

Guru dilarang mengeluh. Karena itulah saya mau jadi guru. Menjadi orang yang senantiasa digugu dan ditiru. Menjadi orang yang selalu memberikan keteladanan dalam masyarakatnya. Menjadi orang yang gagasan dan ilmunya sangat dibutuhkan bagi bangsa dan negaranya. Senantiasa berusaha keras dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. Biar bergaji kecil, nyali guru tak boleh mengecil. Semua itu harus dihadapi dengan senyuman. Senyuman manis seorang guru yang selalu yakin Tuhan akan selalu menolongnya. Dia buka kalam ilahi dan dia baca firman Allah dalam Al-Qur'an, Jadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu.

Sudahkah anda menjadi guru yang seperti itu? Menjadikan sabar dan sholat sebagai penolongmu. 

"Guru…….. Engkau pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan, Disaat kami tak mendengarkan mu, Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah untuk mendidik kami, Darimu kami mengenal banyak hal tentang mana warna yang indah, Tentang garis yang harus di lukis Juga tentang kata yang harus dibaca Engkau membuat hidup kami berarti. Terima kasih Guru"

0 Response to "Apakah Guru Dilarang Mengeluh?ini Jawabannya!"

Post a Comment

Silahkan beri komentar yang relevan dan membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel