Guru, Apa Jadinya Dunia ini Tanpa Dirimu?

https://ppkn.guruindonesia.id/
Guru, Apa Jadinya Dunia ini Tanpa Dirimu?
ppkn.guruindonesia.id - Kemajuan sebuah bangsa ditentukan oleh kemampuan para pendidiknya untuk mengubah karakter generasi penerusnya ke depan. Tanpa figur pendidik, mungkin bangsa besar seperti Indonesia tidak akan dapat menikmati hasil jerih payah putra-putri nusantara yang sudah mendorong perkembangan tersebut.

Pencapaian Indonesia hingga saat ini tidak terlepas dari peran guru yang telah membimbing anak muridnya menjadi manusia dewasa dan berperan aktif dalam pembangunan Indonesia.

Namun, demi melahirkan para "nation builders" Indonesia, hingga saat ini masih banyak guru-guru yang berjuang demi kesejahteraan diri maupun keluarga yang disokongnya.

Apresiasi yang ditujukan kepada mereka juga dinilai masih rendah mengingat betapa penting dan berharganya peran seorang Guru atau Pengajar dalam kehidupan sosial bermasyarakat.

“Pemimpin! Guru! Alangkah hebatnya pekerjaan menjadi pemimpin di dalam sekolah, menjadi guru di dalam arti yang spesial, yakni menjadi pembentuk akal dan jiwa anak-anak! Terutama sekali di zaman kebangkitan! Hari kemudiannya manusia adalah di dalam tangan guru itu, menjadi manusia”.

Guru menjadi penerang, guru menjadi pelita bagi masa depan bangsa, Guru, Apa jadinya Dunia ini tanpa dirimu?

Bayangkan, kalian berjalan di jalanan

yang gelap, tanpa penerangan.

Jalanan itu bercabang namun tak ada

petunjuk arah, di pinggir kanannya hutan

yang lebat penuh dengan binatang buas.

Kalian tidak mempersiapkan apapun,

tidak bawa lampu, api, kompas, tali, alat

komunikasi apapun.

Apa kemungkinan terburuk yang bisa dihadapi?

Tersesat. Belok ke kiri jatuh ke jurang.

Belok ke kanan masuk ke hutan diserang binatang buas.

Semuanya berakhir buruk.

Begitulah ibaratnya, dunia tanpa guru

seperti berjalan tanpa petunjuk, tidak

tahu mau kemana.

Dunia tanpa guru seperti berjalan di kegelapan.

Sedikit saja salah melangkap, bisa celaka.

Dunia tanpa guru seperti berjalan tanpa persiapan apapun.

Tidak siap menghadapi bahaya yang menghadang.

Guru ibarat petunjuk, pelita, dan segala

perbekalan untuk mempersiapkan kita

menghadapi kemungkinan terburuk.

Tanpa guru, bisa apa kita?

Tanpa guru, mungkin tidak akan ada profesi dokter.

Tanpa guru, mungkin tidak akan ada profesi ilmuwan.

Tanpa guru, mungkin Bapak tidak bisa berdiri di podium ini,

berpidato di depan kalian.

Tanpa guru, mungkin kalian tidak akan ada di sini.

Ketika memilih menjadi guru,

Bapak sadar pekerjaan ini tanggung jawabnya besar.

Pekerjaan lain biasanya butuh 8 jam sehari,

tapi menjadi guru berarti bersedia menyerahkan 24 jam 7 hari.

Mendidik anak tidak ada jam kerjanya,

selalu siap dimanapun dan kapanpun.

Saat jam sekolah, kita mengajarkan kalian berbagai pelajaran.

Sepulang sekolah, setiap tindakan kita tetap harus bisa jadi teladan.

Kalau guru tingkahnya tidak baik, apalagi muridnya.

Jadi coba bayangkan kalau dunia ini tanpa guru?”

Guru adalah sebuah profesi yang mulia karena di tangan merekalah masa depan bangsa ini ditentukan. Guru juga dianggap sebagai pahlawan pembangunan, karena di tangan mereka akan lahir pahlawan-pahlawan pembangunan yang kelak mengisi ruang-ruang publik di negeri ini. Guru yang ideal, bukan sekedar guru yang memenuhi syarat-syarat teknik: seperti pintar, pandai, atau pakar di bidang ilmu yang dimiliki; melainkan yang jauh lebih penting dari itu semua, guru harus bisa menempatkan dirinya sebagai "agent of change".

Oleh sebab itu, tugas yang diemban oleh seorang guru tidak ringan, karena guru yang baik tidak hanya memberitahu, menjelaskan atau mendemonstrasikan, tapi juga dapat menginspirasi.
Seorang guru harus mampu memandang perubahan jauh ke depan, dengan demikian guru dapat merencanakan apa yang terbaik untuk anak didiknya.

Seorang guru juga harus dapat mengemban tugasnya sebagai motivator yang mampu memotivasi anak didiknya agar penuh semangat dan siap menghadapi serta menyongsong perubahan hari esok.

Terima kasih guru, semoga masa depanmu, masa depan anak didikmu, masa depan bangsamu cerah dan bahagia. 

0 Response to "Guru, Apa Jadinya Dunia ini Tanpa Dirimu?"

Post a Comment

Silahkan beri komentar yang relevan dan membangun.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel